Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label belajar. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Maret 2014

Sekilas Flowchart dan Data Flow Diagram (DFD)




Flowcharting (1st documentation tool):
  • Alternatif untuk dokumentasi narative yang panjang (who, what, when, where of the system)
  • Lebih fokus ke aspek physical dari proses dan aliran informasi dibandingkan dengan aspek konseptual
  • Digunakan untuk mendeskripsikan keseluruhan sistem informasi atau hanya sebagian saja. Keseluruhan sistem terdiri dari input, proses manual/komputer, output.
  • Output bisa dibagikan ke para pengguna untuk membantu pengambilan keputusan atau bisa juga digunakan untuk input dalam proses selanjutnya.
  • Berbagai macam jenis flowcharts adalah seperti berikut:
    • Systems Flowcharts : menggambarkan keseluruhan konfigurasi sistem, termasuk dokumen, aliran data, dan proses suatu sistem.
    • Document/procedure flowcharts: menggambarkan pembuatan dokumen, aliran, dan tujuan dokumen di dalam sistem dan prosedur-prosedur yang dilaksanakan di dalamnya.
    • Hardware flowcharts: menggambarkan konfigurasi hardware suatu sistem
    • Program flowcharts: menggambarkan logika dan tahap-tahap pemrosesan program komputer
  • Flowcharts bisa digambarkan dengan manual atau banyak software-software template untuk flowchart yang murah bahkan free
Elemen dasar dari systems/document flowcharts
  • Document flowcharts terdiri dari 3 element grafik sederhana yang digabungkan untuk menyajikan berbagai macam jenis proses dan aliran informasi fisik (contoh flowchart dan symbolnya lihat gambar di atas):
    1. Symbols
    2. Flow lines
    3. Areas of responsibility
  • Symbol dan metode flowchart sangat bervariasi di berbagai organisasi dan profesi.
  • Tidak ada simbol-symbol dan prinsip-prinsip flowchart yang diterima secara umum. Hanya mengacu ke yang paling banyak digunakan.
Konvensi penyusunan flowchart:
- Dari kiri ke kanan, atas ke bawah
- Semua dokumen harus memiliki asal dan akhir
  • Simbol permanent file
  • Simbol exit dari sistem
  • Simbol connector
  • Bila tidak/belum ada tujuan akhir, harus disertakan simbol annotation untuk menunjukkan bahwa masih ada penyelidikan lebih lanjut.
- Flowcharts harus tetap terjaga rapi
  • Flowchart adalah tool untuk design dan analytical. Namun kadang terlalu banyak detil akan mengurangi kemampuan komunikasi atau keterbacaannya. Panduan simplenya:
    • Tempatkan areas of responsibility yang paling sering bertukaran untuk saling berdekatan supaya menghindari arah panah yang panjang
    • Masukkan narasi penjelasan hanya di dalam symbol
    • Hindari narasi untuk menjelaskan yang sudah digambarkan dalam flowchart itu sendiri
- Pastikan bahwa progress dokumen adalah jelas.
- Pastikan bahwa flowchart benar-benar lengkap: menyajikan setiap input, proses, output, dan storage.

Elemen dasar hardware and program flowcharts
  • Simbol yang digunakan sama, namun lebih digunakan untuk menyajikan berbagai macam hardware komputer seperti printer, magnetic tape, tape drive, disk, disk drive, dll.

DFD (2nd Documentation tool)
- Lebih memberikan aliran data secara konseptual (bukan aliran fisik data seperti di flowcharts). DFD mengabaikan unit-unit organisasi, komputer dimana data diproses, dan media dimana data disimpan
- Perpindahan data antar departments/kantor dalam tidak perlu ditampilkan.
- Ada 4 jenis DFD (Contoh DFD dan symbol-symbolnya lihat gambar disamping):
  • DFD dari physical system yang sedang digunakan
  • DFD dari logical system yang sedang digunakan
  • DFD dari logical system yang baru atau diusulkan
  • DFD physical system yang baru atau disulkan
- Baik logical dan physical diagram menggunakan symbol yang sama. Logical diagrams menggambarkan aliran data konseptual tanpa referensi apapun ke karakteristik fisik sistem. Physical diagrams, sebaliknya, memasukkan label yang menggambarkan atribut2 fisik sistem, seperti pekerja/agent, job titles, nama departement, nama/deskripsi teknologi yang digunakan untuk memroses dan menyimpan data.

DFD Symbols
  • DFD meliputi 4 simbol: proses, sources/sinks, data stores, data flow lines
Aturan umum:
1. Semua proses harus memiliki nama yang unik. Bila dua flow lines memiliki label yang sama, maka harus mengacu ke aliran data yang sama atau data store yang sama.
2. Input ke suatu proses harus berbeda dengan output proses
3. Satu DFD tunggal harus tidak lebih dari sekitar tujuh proses.

Proses:
4. Tidak ada proses yang hanya memiliki outputs. (Ini berarti bahwa proses tersebut tidak membuat informasi dari manapun).
5. Tidak ada proses yang hanya memiliki inputs. (black hole).
6. Suatu proses harus memiliki label kata kerja.

Data Store:
7. Data tidak bisa berpindah secara langsung dari suatu data store ke data store yang lain. Data harus dipindahkan oleh suatu proses.
8. Data tidak bisa berpindah secara langsung dari suatu source ke suatu data store. Data harus dipindahkan oleh suatu proses yang menerima data dari source tersebut dan menempatkannya ke data store.
9. Data tidak bisa berpindah secara langsung dari data store ke suatu sink. Data harus dipindahkan oleh suatu proses.
10. Data store label haruslah kata benda.

Source/Sink:
11. Data tidak bisa berpindah secara langsung dari source ke sink, harus dipindah oleh suatu proses. Bila data mengalir secara langsung dari source ke sink dan tidak melibatkan proses apapun, maka itu adalah diluar scope dan tidak ditunjukkan di sistem DFD
12. Source/sink harus berlabel kata benda.

Data Flow:
13. Suatu data flow hanya memiliki satu arah diantara simbol. Bisa jadi dua arah antara proses dan data store untuk menunjukkan suatu read dan update. Untuk menunjukkan read dan update, harus digambar dua panah berbeda karena dua tahap (read and update) yang terjadi pada waktu yang terpisah.
14. Fork berarti bahwa data yang benar-benar sama berasal dari lokasi yang sama ke proses dua atau lebih proses atau data stores atau source/sink yang berbeda. (ini biasanya menunjukkan copy yang berbeda dari dokumen yang sama ke lokasi yang berbeda)
15. Join berarti data yang sama dari dua atau lebih proses, data store, source/sink yang berbeda ke lokasi yang sama.
16. Suatu data flow tidak boleh kembali secara langsung ke proses yang baru saja ditinggalkan. Harus ada setidaknya satu proses lain yang menangani data flow tersebut, menghasilkan suatu data flow, dan mengembalikan data flow awal ke proses asalnya.
17. Data flow menuju ke data store berarti update (delete, add, or change).

Tingkatan DFD:
Context Diagram
  • DFD dibagi menjadi beberapa level untuk mempertahankan size dan kompleksitasnya manageable
  • Context Diagram adalah tingkatan yang tertinggi dari DFD.
  • Sistem yang masih diinvestigasi lebih lanjut diientifikasi dalam simbol proses di tengah yang diberi label 0.
Level DFD Berikutnya:
  • Level berikutnya di bawah context diagram adalah DFD tingkat 0 dan hanya menggambarkan proses sistem yang sangat high level.
  • Setiap proses dari level 0 mungkin bisa dibagi lagi menjadi beberapa proses yang lebih detil di level DFD berikutnya.
  • Proses pen-detil-an ini biasanya disebut sebagai decomposition. Proses decomposition hingga level yang terendah biasanya disebut sebagai DFD primitive.
  • Setiap proses di level 0 diberi label angka secara berurutan dan diikuti dengan .0. misalnya DFD level 0 mempunyai empat proses maka labelnya adalah 1.0, 2.0, 3.0, dan 4.0. .0 menunjukkan proses level 0.
  • Andaikan ingin menunjukkan lebih detil lagi tentang proses di level 0, maka DFD nya adalah level 1. Proses penamaannya adalah 1.1, 1.2, dst. Angka pertama mengacu ke angka proses di level 0 dan angka kedua mengacu ke angka proses level 1 yang ditetapkan.
  • Bila masih ingin didetilkan lagi dari DFD level 1, maka DFD nya adalah level 2. Penamaan labelnya adalah 1.1.1, 1.1.2,1.1.3,dst. 
  • Bila ke DFD level 3 penamaan labelnya menjadi 1.1.2.1, 1.1.2.2, 1.1.2.3, dst.
Flowchart VS DFD
  • Flowchart lebih cenderung menggambarkan karakteristik fisik sistem sementara DFD tidak mempedulikan atribut-atribut fisik sistem.
cr. http://beritati.blogspot.com/2011/08/sekilas-flowchart-dan-data-flow-diagram.html























Selasa, 18 Maret 2014

KODE DASAR VISUAL BASIC

Berikut adalah comtoh penulisan code vb6 untuk simpan, cari, ubah dan hapus data dengan menggunakan Data Control, ADODC, dan ADODB. (codenya basic/pemula)

Code-code dibawah ini hanya sebatas code-code dasar untuk simpan, cari, ubah dan hapus, tidak disertakan code-code validasi, penanganan error ataupun code untuk koneksinya.

1. DATA CONTROL

Yang perlu diperhatian adalah bahwa Data Control membutuhkan index untuk pencarian yang selanjutnya untuk melakukan edit dan hapus data

#Simpan Data :
Data1.Recordset.AddNew
Data1.Recordset!namakolom1 = Text1.Text
Data1.Recordset!namakolom2 = Text2.Text
Data1.Recordset.Update
Data1.Refresh

#Pencarian Data :
Data1.Recordset.Index = "KodeIdx"
Data1.Recordset.Seek "=", Textcari.Text
If Not Data1.Recordset.NoMatch Then
Text1.Text = Data1.Recordset!namakolom1
Text2.Text = Data1.Recordset!namakolom2
Else
MsgBox "Maaf, Data Tidak Ditemukan!"
End if

#Edit Data :
Kode ini sebaiknya dijalankan setelah kode pencarian dijalankan terlebih dahulu.

Data1.Recordset.Edit
Data1.Recordset!namakolom1=Text1.Text
Data1.Recordset!namakolom2=Text2.Text
Data1.Recordset.Update
Data1.Refresh

#Hapus Data :
Kode ini sebaiknya dijalankan setelah kode pencarian dijalankan terlebih dahulu.

Data1.Recordset.Delete
Data1.Refresh

2. ADODC
Kode coneksi database

#koneksi :(General)

Option Explicit

Private koneksi As ADODB.Connection
Dim rstabel As New ADODB.Recordset


Private Function konek() As Boolean
     On Error GoTo out
Set koneksi = New ADODB.Connection
koneksi.Open "Provider=Microsoft.Jet.OLEDB.4.0;Data Source=" & App.Path & "\NamaDatabas.mdb;Persist Security Info=False"
koneksi.CursorLocation = adUseClient
konek = True
out:
End Function

Deklarasi coneksi(Form Load)

If Not konek() Then
      MsgBox "Gak bisa terhubung ke database!", vbCritical
      End
      End If
Adodc1.ConnectionString = koneksi.ConnectionString
Adodc1.RecordSource = "nama tabel"
Set DataGrid1.DataSource = Adodc1

#Simpan Data :
Adodc1.Recordset.AddNew
Adodc1.Recordset!namakolom1 = Text1.Text
Adodc1.Recordset!namakolom2 = Text2.Text
Adodc1.Recordset.Update
Adodc1.Refresh

#Pencarian Data :
Adodc1.Recordset.Find "namakolom1='" + Text1.Text + "'", , adSearchForward, 1
If Not Adodc1.Recordset.EOF Then
Text1.Text = Adodc1.Recordset!namakolom1
Text2.Text = Adodc1.Recordset!namakolom2
Else
MsgBox "Maaf, Data Tidak Ditemukan!"
End if

#Edit Data :
Kode ini sebaiknya dijalankan setelah kode pencarian dijalankan terlebih dahulu.

Adodc1.Recordset!namakolom1=Text1.Text
Adodc1.Recordset!namakolom2=Text2.Text
Adodc1.Recordset.Update
Adodc1.Refresh

#Hapus Data :
Kode ini sebaiknya dijalankan setelah kode pencarian dijalankan terlebih dahulu.

Adodc1.Recordset.Delete
Adodc1.Refresh

# Menampilkan data ke TexBok dengn mengklik DataGrid

If Adodc1.Recordset.RecordCount <= 0 Then Exit Sub
If Not Adodc1.Recordset.BOF And Not Adodc1.Recordset.EOF Then
Text1.Text = Adodc1.Recordset.Fields("nama kolom pertama")
End If

#Mencari data yang ditampilkan di datagrid caranya ke 2


If Adodc1.Recordset.RecordCount <= 0 Then Exit Sub
Adodc1.Recordset.MoveFirst
Adodc1.Recordset.Find "kolum1='" & Text1.Text & "'"

3. ADODB
Sebelum melangkah lebih jauh sebaiknya Anda membaca terlebih dahulu bagaimana koneksi database dengan menggunakan ADODB disini

#Simpan Data :
ado.Execute "INSERT INTO [nama tabel] VALUES ('" + Text1.Text + "','" + Text2.Text + "')"

#Pencarian Data
Set Rs = New Adodb.Recordset
Rs.Open "SELECT * FROM [nama table1] WHERE [nama kolom1]='" + TextCari.Text + "'", ado
If Not rs.EOF Then
Text1.Text = rs("namakolom1")
Text2.Text = rs("namakolom2")
Else
MsgBox "Maaf, Data Tidak Ditemukan!"
End if

#Edit Data
ado.Execute "UPDATE [nama tabel] Set [namakolom1]='" + Text1.Text + _
"',[namakolom2]='" + Text2.Text + _
"' WHERE [nama kolom1]='" + TextCari.Text + "'"

Code diatas tidak memerlukan lagi kode pencarian seperti code edit untuk DATA dan Adodc

#Hapus Data
ado.Execute "DELETE * FROM [nama tabel] WHERE [nama kolom1]='" + TextCari.Text + "'"

Code diatas tidak memerlukan lagi kode pencarian seperti code hapus untuk DATA dan Adodc

Artikel terkait : http://vbjadul.blogspot.com/2009/12/code-simpan-cari-edit-dan-hapus-data.html

cr. owner
by the way, header yang punya blog itu menggelitik loh kkkk~ :p


Minggu, 16 Maret 2014

Pengertian Database

Dalam dunia komputer khususnya dunia programming, Istilah Database sangat asing, dan Database merupakan komponen penting dalam membuat sebuah projeck yang berhubungan dengan Basisdata. Mari kita tengok sedikit mengenai Pengertian Database, Contoh database, macam-macam database dan Cara membuat Database.

Macam - macam Database

Pengertian Database adalah Ruang penyimpanan dari data-data berbentuk file/berkas yang saling berhubungan atau kita kenal dengan Relasitional sehingga menjadi sebuah kumpulan data yang terkumpul secara rapih dan tertata.

Macam-macam Database (DBMS) yang sering digunakan dan dikenal

1. Database Mysql
Mysql server bersifat open source dapat digunakan oleh perorangan atau instansi tanpa harus membelinya. Untuk versi komersial di tambah beberapa fitur dan dukungan technical support. Mendukung bahasa SQL (Stuctured Query Languange)

2. Database Oracle
Ketika kita mengakses database dan kemudian ada kejadian seperti listrik mati misalnya maka data yang sudah kita simpan tidak rusak/hilang. Oracle memiliki kemampuan flashback, sehingga semua jenis transaksi yang salah akan dapat dikembalikan. Dan dapat menampung data dalam sekala besar dan Penggunaan Oracle sangat memakan banyak biaya, mulai dari device sampai diperlukannya DBA yang handal merupakan kelebihan dan kekurangan Oracle

3. Database Sql server
Microsoft SQL Server adalah sebuah sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) produk Microsoft. Bahasa query utamanya adalah Transact-SQL yang merupakan implementasi dari SQL standar ANSI/ISO yang digunakan oleh Microsoft dan Sybase. Cara membuat Database Sql Server

4. Database Paradox
Paradox adalah enak buat belajar delphi dan beresiko apabila dibuat untuk komersial ditinjau dari keamanan data dan informasi data itu sendiri. Karena paradox dengan mudah bisa dibaca melalui microsoft access.

5. Database Firebird
Firebird adalah database open source yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan akan database yang handal namun cukup ringan dan mudah dalam mengoperasikannya.

6. Database Access (2000,2003,2007)
Access juga mendukung teknik-teknik pemograman berorientasi objek, tetapi tidak dapat digolongkan ke dalam perangkat bantu pemrograman berorientasi objek. Cara mengkoneksikan Database Accees ke Visual basic 6.0

- See more at: http://panduanu-visalbasic.blogspot.com/2013/08/pengertian-datase.html#sthash.ySuaMT3C.dpuf

Selasa, 25 Juni 2013

Perbedaan CSS dan CSS3 Lengkap Berserta Pengertiannya

    Cascading Style Sheet (CSS) merupakan kumpulan perintah yang dibentuk dari berbagai sumber yang disusun menurut urutan tertentu sehingga mampu mengatasi konfik style. CSS yaitu salah satu bahasa pemrograman web yang mengatur komponen dalam suatu web supaya web lebih terstruktur dan lebih seragam.
    CSS seperti halnya styles pada aplikasi pengolahan kata Microsoft Word yang bisa mengatur beberapa style, misalnya subbab, heading, bodytext, footer, images, dan style lainnya untuk dapat dipakai bersama-sama dalam beberapa file. CSS biasanya digunakan untuk memformat tampilan halaman web yang dibuat dengan bahasa HTML dan XHTML.
   CSS mampu mengatur warna body teks, ukuran gambar,.ukuran border, warna mouse over, warna tabel, warna hyperlink, margin kiri/kanan atas/bawah, spasi antar paragraf, spasi antarteks, dan parameter lainnya.
Dengan adanya CSS memungkinkan kita untuk menampilkan halaman yang sama dengan format yang berbeda.
    Kegunaan CSS, antara lain :
- Mempersingkat penulisan tag HTML : Anda tidak perlu lagi mendefinisikan setiap tag dengan property dan nilai yang sama.
- Mempercepat proses rendering atau pembacaan HTML karena tidak terdapat pengulangan tulisan.
- Mudah dan cepat dalam me-maintenance :
dikarenakan file CSS dibuat secara terpisah , maka Anda tidak perlu merombak semua elemen atau property dalam
HTML, cukup mengedit file CSS-
nya saja.

    Perbedaan CSS dan CSS3 CSS3 memberikan fitur-fitur yang lebih dibandingkan dengan CSS versi sebelumnya tapi CSS3 juga tidak meninggalkan fitur lama dari CSS sebelumnya.

    Dibawah ini fitur tambahan yang ada di CSS3 :
+ Borders
- border-color
- border-image
- border-radius
- box-shadow

+ Backgrounds
- background-origin dan background-clip
- background-size
- multiple backgrounds

+ Color
- HSL colors
- HSLA colors
- opacity
- RGBA colors

+ Text Effects
- text-shadow
- text-overflow
- word-wrap

+ User-interface
- box-sizing
- resize
- outline
- nav-top, nav-
right, nav-bottom, nav-left

+ Selectors
- attribute selectors

+ Basic box model
- overflow-x,
- overflow-y

+ Generated Content
- content

+ Other modules
- media queries
- multi-column layout
- Web fonts
- speech

Beberapa perbedaan CSS3 dan CSS:
> CSS3 bisa lebih detail untuk mendeklarasikan objek yang akan diberikan style. Contohnya di dalam objek ‘blockquote’ bisa membuat (quote) di awal dan akhirnya menggunakan font lebih besar dari konten blockquote itu sendiri.

> CSS3 kaya akan fitur untuk animasi dan efek untuk text atau objek, yang sebelumnya tidak bisa dilakukan oleh CSS2/CSS2.1, dan bisa menggantikan peran gambar. Standar web 2.0 atau situs interaktif dan efisien berdasar dari penggunaan CSS.

> Dengan CSS3 situs akan bisa lebih berkembang dan bisa lebih interaktif lagi dengan pengunjung.

> Bisa mengurangi ukuran file yang di-load dan lebih ringan, secara otomatis mengurangi bandwidth inbound/outbound situs.

> CSS3 tak berbeda jauh dari tingkat-tingkat sebelumnya, hanya saja memiliki performa style yang jauh lebih baik dan tambahan beberapa fungsi yang menarik.

Cr. This link

Thank you,. Maaf jika ada kesalahan dalam penulisan. Soalnya sharingnya dari hape. xD

[Link] Tempat Belajar Pembuatan Web Paling Lengkap

daftar website untuk pemula (bisa dibilang step awal dalam belajar pembuatan website) :

1. http://www.w3.org/

2. http://www.htmlgoodies.com/

3. http://www.webmonkey.com/

4. http://www.tizag.com/

5. http://www.webreference.com/

6. http://www.yourhtmlsource.com/

7. http://www.htmldog.com/

8. http://www.pageresource.com/

9. http://www.csstutorial.net

10. http://csszengarden.com

11. http://www.htmlite.com

12. http://css.maxdesign.com.au

13. http://www.htmlcodetutorial.com

Masih banyak site tentang bwlajar prmbuatan web, tapi takutnya teman-teman malah bingung. -..-
Silahkan pilih website mana yang anda suka sebagai tempat anda belajar.

Cr. http://www.tutorial-webdesign.com/tempat-belajar-pembuatan-web-paling-lengkap/

Link diatas mungkin akan menjadi website favoritku untuk belajar html, css, dankawankawan.. :D
Thank youuuu ^^

Sabtu, 22 Juni 2013

[Link] Belajar Membuat Game Mobile

Annyeong.
Saatnya sharing.. ^^
Dan kali ini sebelum tidur sore, Unique akan membagi link yang bermanfaat tentunya. :)
Ini berhubungan dengan JAVA!
Hohoo
Kenapa java?
Selain karena mata kuliah di semester enam ini dan karena penasaran, java juga mengingatkan saya pada kemarin hari dimana hanya ada 3 ekor mahasiswa yang hadir pada saat tergenting selama saya jadi mahasiswa. #lebay wkwk
Okay. Ssst

Di sini ada beberapa tutorial JAVA ME tentang pembuatan game :
- JAVA ME No.6: Membuat Game - Pengertian Visual Midlet, Apa itu visual Midlet - Part 1
- JAVA ME No.7: Membuat Game - Belajar menggunakan Game Builder - part 2
- JAVA ME No.8: Membuat Game - Membuat class untuk integrasi Visual Midlet dan Game Builder - part 3
- JAVA ME No.9: Membuat Game - Menambahkan audio pada game - part 4

Itu dia linknya.. Karena keterbatasan media, maaf jika tidak bisa merangkum isi link ittu dalam blog. Maklum cuma pake hape.. :p
Padahal ada video tutorialnya. :(
Nah untuk informasi lebih lengkap, silahkan kunjungi link ini. Link ini juga sebagai sumbernya. :) terima kasih. ^^

Silahkan download bahan-bahan yang dibutuhkan saat tutorial disini :> Dowload the source files

Senin, 17 Juni 2013

Pemrograman Web Dinamis

Berhubung saya sharenya lewat hape, fotonya satu dulu yaa :p
Nanti dilengkapi.. Soon.. :D
Cr. This link untuk sementara silahkan belajar melalui link yang ini :D
Thank you Yoga Putra Pamungkas-ssi
Thank you all ^^

Jumat, 14 Juni 2013

Perbedaan JPM, JRE, JDK dan SDK

안녕..
Bagi kalian yang baru mau belajar bahasa pemrograman java sangat tidak heran kalau bingung dengan peralatan peralatan ini.
Semoga bermanfaat dan bisa
menambah semangat kalian buat belajar java.
Go go go

1. JVM (Java Virtual Machine)
JVM inilah yang merupakan jantung dari Java Platform. JVM ini adalah pihak yang bertanggung jawab untuk mengeksekusi program Java
menjadi bahasa mesin untuk
diproses oleh prosesor. JVM mampu menerjemahkan code-code Java ke hampir semua platform. JVM ini-lah yang membuat Java "write once, run
everywhere" alias multi platform.
2. JRE (Java Runtime Environment)
JRE inilah yang memungkinkan
sebuah program Java dapat
berjalan di mesin Anda. JRE ini
mengeksekusi binary-binary dari class-class dan mengirimnya ke JVM untuk diproses lagi ke prosesor. Setiap JRE pasti memiliki sebuah JVM di dalamnya untuk melakukan pemrosesan selanjutnya.
3. JDK (Java Development Kit)
Seperti namanya, JDK adalah
semacam kotak peralatan (kit) yang digunakan untuk development. JDK ini berguna saat Anda menulis code program. Seperti halnya JRE, JDK juga memiliki JVM di dalamnya.
• javac, yaitu program untuk meng-compile kode sumber
• java, yaitu program untuk meluncurkan aplikasi.
4. SDK (Software Development Kit)
Ini lain lagi ceritanya. SDK ini
biasanya adalah kumpulan dari tools
yang dibutuhkan untuk membuat
serta menjalankan program. Jadi di dalam SDK itu ada JDK-nya, ada JRE-nya serta mungkin IDE-nya juga.

So,
1. JVM itu ada di dalam JRE
2. JVM juga ada di dalam JDK
3. fungsi JRE untuk "membaca"
program Java
4. sedangkan JDK untuk "menulis"
program Java, dan
5. SDK umumnya berisi JDK & JRE.

Cr. This link ^^
Thank you :D

Rabu, 12 Juni 2013

Panduan belajar membuat web dengan PHP dan MySQL

Artikel ini bertema “Panduan
belajar membuat web dengan PHP
dan MySQL” , karena saya ingin
membuat rangkuman secara menyeluruh tentang bagaimana
cara membuat sebuah web dinamis menggunakan bahasa
pemrograman PHP dan database MySQL.
Dalam artikel ini saya
menyediakan modul-modul dalam bentuk file PDF dan file source web dengan tujuan agar teman- teman mudah untuk membaca, mempelajari, dan mengembangkan modul dan web yang saya buat.
Dalam kursus online ini, kita akan
mempelajari materi yang sudah
saya bagi menjadi beberapa modul.

Modul pertama (pembuatan
aplikasi biodata) berisi materi :
- Pengenalan PHP dan MySQL
- Software yang digunakan belajar PHP
- Langkah untuk memulai belajar PHP
- Langkah pembuatan database di PhpMyadmin
- Langkah pembuatan modul program

Modul kedua(pembuatan aplikasi
login) yang berisi materi :
- Pembuatan tabel admin
- Enkripsi md5
- Membuat form dalam file form_admin.php
- Pembuatan Session dalam file login.php
- Pengecekan Session dalam file home.php
- Pembuatan Session_destroy

Modul ketiga(edit template web)
yang berisi materi :
- Cara mencari dan download file template di internet
- Cara edit file template web
- Cara menggabungkan aplikasi web kedalam sebuah template
- Cara penanganan URL dalam template web (logout) dalam file logout.php

Modul keempat(upload web ke
hosting) yang berisi materi :
- Tahap persiapan di komputer local
- Membuat domain gratis di situs co.cc
- Membuat hosting gratis di situs byethost.com
- Membuat database di hosting byethost.com
- Mengimport database ke hosting byethost.com
- Mengupload file-file web ke hosting byethost.com
- Mengubah file koneksi database di hosting byethost.com
- Menggabungkan domain co.cc dengan hosting byethost.com

Download Modul Kursus
1. Modul Pertama
2. Modul Kedua
3. Modul Ketiga
4. Modul Keempat

Cr. This link :)
Thank you ^^